cara kerja mesin penetas telur otomatis

Cara Kerja Mesin Penetas

Posted on

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas tentang latar belakang dibuatnya mesin penetas telur. Mungkin saat ini Anda masih bingung dan bertanya bagaimana cara kerja mesin penetas telur baik itu yang otomatis ataupun manual.

Cara kerja penetas telur sebenarnya cukup sederhana. Tidak hanya telur ayam, mesin penetas telur juga bisa  menetaskan telur unggas lain seperti telur bebek, puyuh, itik, dan mungkin telur-telur hewan reptil.

Mesin penetas telur memang dibuat untuk mengakomodasi perkembangan janin  pada telur ayam tanpa harus membutuhkan bantuan dari induknya. Secara umum telur ayam akan menetas dalam kurun waktu 21 hari sedangkan untuk telur puyuh, bebek ataupun burung bisa lebih singkat ataupun lebih lama.

Cara Kerja Mesin Penetas Telur Otomatis dan Manual

Mesin penetas dibuat agar bisa menciptakan kondisi ruangan yang mirip dengan atmosfer pengeraman yang di lakukan induk ayam itu sendiri.

Untuk mencapai itu, cara kerja mesin penetas telur otomatis, full otomatis ataupun manual dibuat guna mengatur empat faktor penting yang meliputi temperatur atau suhu ruangan, kelembaban, proses pemutaran telur dan juga ventilasi.

1. Temperatur

Suhu menjadi faktor utama proses penetasan telur.Umumnya suhu yang mirip dengan pengeraman induk ayam yaitu 37o Sampai 38o C. Suhu ini tidak boleh terlalur rendah ataupun terlalu tinggi. Nah, untuk menstabilkan suhu ini dibutuhkan thermostat pengatur suhu secara otomatis.

Cara kerja thermostat ini secara otomatis akan menyalakan dan mematikan lampu bohlam didalam mesin penetas telur agar suhu tetap stabil.

termostat suhu

Jadi sebelum telur dimasukkan kedalam mesin penetas, atur suhu menggunakan thermostat dan supaya lebih akurat gunakan juga thermometer untuk mengukur suhu yang diinginkan.

Baca juga : cara mengatur suhu mesin penetas telur yang akurat

Suhu 38o itu umumnya merupakan suhu untuk ayam, sedangkan untuk telur bebek, itik, burung ataupun unggas lain bisa lebih tinggi atau lebih rendah. Sebab cangkang kulit telur setiap unggas berbeda.

2. Kelembaban

Jumlah air yang dikeluarkan telur saat proses inkubasi juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Semua telur baik itu di erami atau tidak secara perlahan pasti kering.

Untuk menjaga kelembaban telur Anda hanya perlu memasukan wadah bak yang berisi air  dan dimasukkan kedalam incubator atau mesin penetas telur. Kelembaban harus dijaga dan tetap stabil 60%-70%.

hygrometer kelembaban

Cara mengukur kelembaban ini dibutuhkan alat yang bernama hygrometer, Dengan alat ini Anda bisa naik turunnya kelembaban didalam ruangan mesin penetas telur. Apabila kelembaban rendah, Anda hanya perlu menambah air dan begitu juga sebaliknya.

3. Pemutaran rak telur

Pemutaran juga tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan pengaturan suhu ataupun kelembaban. Tujuan pemutaran telur didalam mesin penetas agar temperature pada permukaan telur merata. Selain itu embrio didalam telur tidak akan menempel pada permukaan bagian dalam.

Proses pemutaran rak telur pada mesin penetas telur otomatis atau manual sangat berbeda. Mesin penetas telur manual bisa dibilang ribet, sebab Anda harus memutar telur secara manual dengan cara membolik balikan telur satu persatu.

Sedangkan mesin penetas telur otomatis Anda tidak perlu ribet, karena penetas telur yang ini cara kerjanya sangat simple. Pemutaran rak telur dilakukan secara praktis, sebab mesin penetas telur otomatis dilengkapi dengan modul dan juga dinamo penggerak rak telur yang dapat di atur berapa jam sekali pemutarannya.

4. Ventilasi Udara

Ventilasi udara juga sangat penting, ventilasi ada kaitannya dengan kelembaban. Apabila ventilasi udara terlalu sedikit, maka kelembaban ruang akan  semakin tinggi, begitu juga sebaliknya.

Baca juga : Cara mengatur ventilasi mesin penetas

Cara kerja mesin penetas telur otomatis, full otomatis dan manual meliputi 4 faktor penting diatas, kalau Anda dapat memahaminya dengan baik, maka kegagalan saat penetasan dapat dihindari.

Cara menggunakan mesin penetas telur

Cara menggunakan mesin penetas telur otomatis dan manual sangatlah mudah. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, proses penetasan telur ayam kurang lebih 21 hari.

Agar penetasan bisa berhasil 100% lebih baik ikuti cara menggunakan mesin penetas telur manual ataupun otomatis berikut ini.

1. Persiapan mesin terlebih dahulu

Usahakan mesin dalam keadaan steril dan bebas bakteri. Bersihkan mesin penetas telur dengan mengggunakan cairan incunol. Cairan ini merupakan anti bakteri yang dikhususkan untuk membersihkan cangkang telur sebelum di masukkan kedalam mesin penetas

Setelah itu ukur suhu ruangan terlebih dahulu sebelum memasukkan telur dengan cara nyalakan saklar incubator pada mesin tetas untuk menyalakan bohlam. Kemudian masukkan thermometer tepat di tengah-tengah rak telur dan tutup rapat.

Tunggu sampai lampu bohlam pada mesin penetas telur mati setelah itu ambil thermometer tadi dan lihat suhunya. Jika suhu belum menunjukkan angka 38o, maka putar baut thermostat tepat diatas mesin untuk mengatur suhu.

Lakukan cara diatas sampai thermometer menunjukkan angka 38o, setelah itu telur siap dimasukkan begitu juga bak yang sudah berisi air.

2. Proses penetasan

Hari 1-5 biarkan rak telur dalam posisi datar. Jadi jangan dulu menyalakan saklar rak pemutaran telur pada mesin penetas.

Masuk Hari ke 6 nyalakan saklar pemutaran rak telur dan atur posisi 3 jam agar rak telur akan berputar otomatis setiap 3 jam sekali untuk membolak balikan telur.

Hari ke 6 Sampai 18 biarkan mesin berputar secara otomatis setiap 3 jam sekali. Usahakan untuk mengkontrol kondisi air untuk menjaga kelembaban dan juga ganti lampu bohlam yang mungkin ada yang putus untuk menjaga suhu tetap stabil.

Masuk hari ke 19, matikan saklar rak pemutaran telur dan atur ke posisi demo untuk mengembalikan rak pada posisi datar kembali. Biarkan pada posisi datar sampai hari ke 21 atau sampai telur siap menetas.

Sangat simple kan cara kerja mesin penetas maupun cara menggunakannya. Cara diatas merupakan cara menetaskan telur menggunakan mesin penetas telur otomatis sistem rak ayun, kalau yang manual tentunya berbeda.

Untuk informasi mengenai harga mesin penetas telur otomatis ataupun manual, silahkan baca artikel kami berikut ini

Daftar harga mesin penetas telur otomatis dan manual

Jangan lupa share ya