cara memilih telur yang baik sebelum ditetaskan

Cara Memilih Telur

Posted on

Pemilihan telur menjadi faktor utama keberhasilan Anda dalam proses penetasan. Telur yang siap ditetaskan harus mempunyai kondisi yang baik dalam bentuk genetic ataupun fisiologis, Jadi penting bagi Anda untuk mengetahui cara memilih telur yang baik sebelum ditetaskan dengan mesin penetas telur agar tingkat keberhasilan saat penetasan bisa sampai 100%.

Beberapa cara memilih telur yang baik ini berlaku untuk semua jenis telur ayam, bebek, itik dan unggas lainnya. Memang memilih telur ayam yang siap ditetaskan itu tidak semudah yang dibayangkan, hal ini dikarenakan tampilan telur itu sendiri hampir sama baik itu dalam keadaan bagus atau tidak.

Tapi meskipun begitu masih ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui perbedaan telur yang baik atau tidak. Simak cara memilih telur yang baik di bawah ini

Cara Memilih Telur Yang Baik dengan Mudah dan Simple

Perhatikan Cangkang Telur

Saat pertama memilih telur pastinya yang dilihat adalah cangkangnya. Meskipun memiliki warna yang sama tapi Anda bisa melihat ciri fisiknya mengalami cacat atau tidak. Cacat disini bisa diartikan seperti retak atau mungkin bolong.

Apabila kondisinya retak entah itu parah atau tidak lebih baik jangan dipilih, sebab bakteri-bakteri dari luar bisa masuk melalui celah tersebut dan bisa mengganggu kualitas telur ataupun embrio yang ada didalamnya.

Usahakan telur bersih dan bebas dari kotoran

Cara memilih telur yang baik berikutnya bisa dilihat dari kebersihan cangkang telur itu sendiri. Usahakan kondisi telur benar-benar bersih bebas dari kotoran ayam ataupun lainnya. Jadi sebelum ditetaskan usahakan telur dibersihkan terlebih dahulu.

Untuk membersihkannya Anda bisa menggunakan cairan disinfektan atau biasa disebut dengan incunoil, caranya cukup dengan mencampurkan dengan air kemudian lap telur dengan kair bersih.

Berat Telur

Telur ayam lokal biasanya memiliki berat antara 45 sampai 50 gr. Berat ini mungkin juga berbeda dengan berat telur bebek, itik, puyuh ataupun unggas lainnya. Jadi bisa Anda rasakan sendiri bagaimana berat telur pada umumnya.

Usahakan umur telur tidak lebih dari 5 hari

Usahakan umur telur setelah di keluarkan dari induk ayam tidak lebih dari 5 hari, jadi setelah ayam bertelur usahakan langsung ambil telur tersebut dan ditetaskan. Hal ini untuk menjaga embrio di dalam telur agar tetap hidup.

Telur tidak memiliki aroma yang busuk

Cara memilih telur yang baik berikutnya Anda bisa mengenali bau dari telur tersebut. Telur yang bagus dan siap ditetaskan pastinya tidak akan mengeluarkan bau yang tidak sedap, jadi usahakan tidak ada bau busuk sedikitpun saat memilih telur.

Perbandingan ayam indukan dan ayam jantan yang proporsional

Yang dimaksud disini adalah dimana ratio jumlah indukan betina dan juga jantan. Pada umumnya ratio telur ayam lokal 1 : 10. Jadi 1 ekor ayam jantan maksimal hanya bisa mengawini 10 ekor induk ayam betina.

Apabila lebih dari itu, telur yang dihasilkan induk ayam betina itu nanti tidak memiliki kualitas yang baik.

Cek Rongga udara

Telur ayam pada umumnya memiliki rongga udara tepat pada bagian tumpul. Jadi untuk melihatnya Anda bisa gunakan alat khusus teropong telur, pastikan rongga udara pada telur tepat pada bagian yang tumpul.

Rongga udara ini tidak akan berpindah tempat meskipun telur dibolak balik.

Itulah cara memilih telur yang bagus sebelum ditetaskan, cara tersebut sudah dilakukan banyak peternak telur dan sudah terbukti berhasil.

Faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan saat proses penetasan yaitu mesin penetas telur itu sendiri, jadi siapkanlah mesin penetas telur yang terbukti efektif. Anda bisa baca artikel kami berikut

Baca juga : Harga mesin penetas telur otomatis