cara menetaskan telur ayam kate

Cara Menetaskan Telur Ayam Kate

Posted on

Cara menetaskan telur ayam kate dengan benar-Ayam kate merupakan salah satu varietas ayam istimewa yang memiliki tubuh mungil. Rata-rata tinggi tubuhnya hanya berukuran tiga per empat ukuran ayam pada umumnya.

Karena bentuk tubuhnya yang mungil itulah di prediksi sampai awal tahun 2019 ini, ayam kate masih akan menjadi hewan peliharaan yang menawan yang akan banyak diburu oleh pecinta hewan hias.

Oleh sebab itulah kini banyak peternak yang mempercepat hasil produksi ayam kate ini dengan cara menetaskan telurnya tanpa indukan.

Jadi setelah ayam bertelur, telurnya bisa diambil dan ditetaskan menggunakan bantuan alat tetas. Dengan harapan indukan telur dapat segera bertelur lagi.

Ingin tahu bagaimana cara menetaskan telur ayam kate dengan bantuan alat tetas?? Simak dibawah ini.

Cara Menetaskan Telur Ayam Kate Dengan Mesin Penetas Telur

Berikut beberapa tips menetaskan telur ayam kate dengan menggunakan mesin penetas telur agar hasilnya jauh lebih maksimal dari yang anda dapatkan sekarang.

1. Siapkan Lokasi Mesin Penetas yang Tepat

Ini merupakan salah satu faktor penting yang juga mendukung tingkat keberhasilan penetasan. Berikut beberapa lokasi ideal untuk peletakan mesin penetas telur yang akan anda gunakan:

  • Tidak lembab
  • Tidak terkena sinar matahari secara langsung
  • Tidak terlalu banyak terkena hembungan angin (seperti dideakt pintu maupun di ruangan terbuka)
  • Memiliki ventilasi dan sirulasi udaranya juga bagus
  • Jauhkan dari jangkauan anak anak
  • Tempat harus higienis dan tebebas dari bakteri (jika perlu semprot disinfektan tempat penetasan anda sebelum digunakan)

2. Seleksi Terlebih Dahulu Telur Ayam Kate Yang Akan Digunakan

Ingat!!! Jika anda inginkan kualitas penetasan yang bagus dan output yang maksimal maka tahap ini jangan ernah anda tinggalkan. Sebab pemilihan kualitas telur telur sangat menentukan keberhasilan penetasan.

Berikut beberapa faktor yang menentukan kualitas telur:

  • Indukan harus berkualitas
  • Tidak boleh retak
  • Pilih telur dengan bentuk yang oval, hindari telur lonjong maupun bulat.
  • Indukan telur harus sehat
  • Indukan telur minimal memiliki usia 6 bulan dengan usia maksimal tidak boleh lebih dari 3 tahun
  • Pejantan indukan juga perlu diperhatikan, jika ratio perkawinan satu ekor ayam jantan melebihi dari 9 betina maka tidak akan menghasilnya telur berkualitas bagus.

3. Persiapan Telur Sebelum Di Tetaskan

Setelah proses sortir, anda bisa lakukan pembersihan telur dengan cara memberihkannya dengan air hangat menggunakan spon ataupun kain lembut agar permukaan telur tergores dan menyebabkan pori pori telur terbuka. Karena ini bisa menjadi jalan masuk bakteri yang bisa menyebabkan kegagalan teluer menetas.

Kemudian anda bisa letakkan telur terlebih dahulu kedalam ruangan dengan suhu 18o c dan kelembapan rata-rata 60 sampai 75 %, sebelum telur terkumpul semua.

4. Lakukan Persiapan Pada Mesin Penetas

Mesin penetas telur yang bagus adalah yang mampu mempertahankan kestabilan suhu penetasan maupun kelembaban untuk proses penetasan. Selain itu ventilasi udara yang baik pada mesin saat penetasan juga perlu diperhatikan.

Berikut kami berikan beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum mesin penetas telur digunakan agar hasil tetasnya lebih maksimal.

  • Setting suhu penetasan dengan cara memanaskan terlebih dahulu sampai suhubenar benar stabil di angka 38°C atau 39°C.
  • Anda bisa lakukan heatig up minimal 1 sampai 2 jam sebelum penetasan. Lebih lama melakukan pemanasan maka hasilnya akan lebih baik, karenba kesetabilan suhu dalam mesin penetas telur akan lebih jelas terlihat.
  • Setelah itu anda bisa lakukan fumigasi untuk mengurangi kuman-kuman di dalam ruang mesin. Ini bisa anda lakukan jika, mesin penetas telur yang anda pakai dulunya pernah digunakan, atau mesin penetas telur second (seken). Tapi jika mesin penetas telur yang anda gunakan baru, maka anda bisa lewati cara ini.
  • Siapkan dop cadangan agar jika sewaktu-waktu lampu mati bisalangsung anda ganti.
  • Siapkan juga lilin ataupun lampu teplok, agar jika listrik padam saat proses penetasan, maka pemanasan mesin tetap berjalan.
  • Jika anda punya genset bisa juga disiapkan

Setelah tahap persiapan selesai anda lakukan, maka tahap selanjutnya adalah penetasan. Ikuti langkanhnya mulai dari hari pertama sampai hari ke 21 masa penetasan.

Proses Penetasan Tekur Ayam Kate Dengan Mesin Penetas Telur

Berikut proses penetasan telur ayam kate dengan mesin penetas telur :

1. Hari ke-1 sampai ke-5

  • Pada hari pertama setelah persiapan mesin dengan suhu 38°C anda bisa masukkan telur ayam kate ke dalam mesin tetas dengan posisi tidur atau tegak dengan aturan bagian runcing di bawah dan bagian tumpul yang mengandung rongga udara di posisi atas.
  • Pada masa ini sampai hari kelima posisikan rak pada posisi datar.

2. Hari ke-5

  • Pada masa ini anda bisa melakukan candling (peropongan telur) untuk melihat fertilitas telur.
  • Anda bisa melihat embrionya yang ditandai dengan munculnya bintik hitam seperti mata yang ikut bergoyang ketika telur digerakkan dan disekitarnya ada serabut-serabut kecil.
  • Dan apabila beberapa tanda tersebut tidak ada maka telur dikeluarkan saja dan masih bisa dikonsumsi.

3. Hari ke-6

  • Kontrol suhu antara (37,8-38,9°C) dan tambahkan juga air pada wadah jika jumlah air dalam bak tersebut berkurang. Kemudaian bisa anda mulai goyang mesin atau mulai putar rak telurnya.

4. Hari ke-7 sampai hari ke -17

  • Anda bisa mulai buka ventilas dengan ukuran ½ putarn saja, sembari cek juga air dalam wadah jika semakin mengerng bisa nad atambahkan lagi. Selain itu juga cek putaran rak telur.

5. Hari ke-18 sampai ke-20

  • Anda bisa hentikan putaran rak telur dan posisikan rak pada posisi datar. Selain itu juga tutup semua ventilasi yang terbuka.
  • Kontrol juga suhu harus tetap stabil yaitu antara 37,5-38°C

6. Hari ke-21

  • Setelah telur ayam kate menetas bisa langsung anda pindahkan kedalam pemanas anak ayam. Anda bisa gunakan broder semawar ataupun incubator anak ayam buatan sendiri. Tergantung kebutuhan anda.

Jika semua proses penetasan telur ayam kate menggunakan mesin penetas telur ini  selesai, maka tahap selanjutanya yaitu anda bisa bersihkan mesin tetas dan fumigasi kembali untuk persiapan proses penetasan berikutnya.

Sampai saat ini ayam kate sudah banyak jenisnya. Hal tersebut bisa dibedakan melalui warna bulunya serta tinggi tubuhnya, diantaranya seperti : Ayam kate emas , ayam kate putih , ayam kate bangkok, dan ayam kate serama. Anda bisa pilih salah satu jenis ayam kate untuk anda budidayakan. Selamat mencoba.

Daftar Mesin Penetas Telur Untuk Ayam Kate

  1. TIPE AT-20D

mesin tetas kapasitas 20 telur

Kapasitas20 Butir Telur Ayam/Bebek
40 Telur Burung/Puyuh
Dimensi39x31x35 cm
Berat10 Kg
HargaRp. 760.000
  • Mesin tetas ini juga bisa untuk menetaskan telur burung kenari ataupun lovebird
  • Kapasitas telur burung bisa sampai 40 telur
  • Sistemnya sudah full otomatis
  • Termostat sudah menggunakan sensor suhu digital (termostat digital)
  • Daya listriknya juga tidak banyak cukup 12 watt
  1. TIPE AT-50D

mesin tetas otomatis 50 telur

Kapasitas50 Butir Telur Ayam/Bebek
80 Telur Puyuh dan Telur Burung
Dimensi54x48x35 cm
Berat15 Kg
HargaRp. 970.000
  • Kapasitas telur yang dapat di tetaskan mesin ini ±50 telur ayam/bebek
  • Sistemnya juga sudah full otomatis
  • Daya listriknya juga tidak banyak 42 watt saja
  1. TIPE AT-100D

mesin tetas kapasitas 100 telur

Kapasitas100 Butir Telur Ayam/Bebek
150 Telur Puyuh dan Telur Burung
Dimensi103x48x35 cm
Berat18 Kg
HargaRp. 1.360.000
  • Kapasitas mesin ini bisa menetaslan telur  ±100 telur ayam/bebek
  • Daya listrik: 42 watt
Jangan lupa share ya