cara menetaskan telur bebek yang terbukti efektif

Cara Menetaskan Telur Bebek

Posted on

Cara menetaskan telur bebek sebenarnya sama saja dengan menetaskan telur ayam. Perbedaannya hanya masalah waktu saja yang lebih lama. Telur itik/bebek memerlukan waktu 28 hari untuk bisa menetas, sedangkan untuk telur ayam hanya sekitar 21 hari saja. Alat penetas telur bebek yang digunakan pun, juga sama dengan alat penetas telur ayam biasa, baik yang otomatis ataupun manual.

Kunci utama kesuksesan dalam penetasan telur, baik itu telur ayam ataupun telur bebek adalah mesin penetas yang digunakan dan kualitas telur. Spesifikasi mesin yang digunakan harus jelas, lengkap, dan sesuai dengan kebutuhan, serta sudah dipastikan tidak akan terjadi masalah selama proses penetasan nantinya. Hal ini sangatlah penting, karena ketika terjadi kendala, maka proses penetasan akan berjalan lebih lama dan tingkat keberhasilannya akan menurun.

Selain kedua aspek diatas, proses perlakuan pada telur ketika dalam masa penetasan juga sangatlah penting. Jika Anda benar-benar ingin menetaskan telur dengan daya tetas tinggi, maka Anda harus benar-benar mengetahui dan mempraktekan caranya secara rutin dan terperinci. Berikut cara menetaskan telur bebek dengan baik dan benar :

Prosedur Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan Mesin Penetas Manual dan Otomatis

Lokasi peletakan mesin

Idealnya, mesin penetas telur bebek diletakkan di tempat yang kering, bersih, tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung, dan tidak terkena hembusan angin yang berlebihan. Tujuannya untuk menghindari adanya perubahan temperatur secara tiba-tiba pada mesin penetas. Untuk menjaga kebersihannya, semprotkan desinfektan sebelumnnya pada lokasi agar benar-benar bersih dari kuman.

Persiapan mesin penetas

Tingkat kesuksesan dalam menetaskan telur, bergantung pada kualitas mesin yang digunakan. Mesin harus tetap bisa mempertahakan kelembapan, kestabilan suhu, serta ventilasi udara yang cukup.  

  • Lakukan fumigasi pada mesin satu hari sebelum digunakan, untuk mengurangi kuman yang mungkin ada di dalam mesin. Campurkan 0,6 gr bubuk Potasium Permanganat (KMNO4) ke dalam sebuah wadah lebar dan pipih, lalu tambahkan 1,2 cc Larutan Formalin. Masukkan wadah tersebut ke dalam ruang mesin. Tutup Mesin Penetas dan Lubang Ventilasi, tunggu kurang lebih 30 menit. Jika sudah, wadah bisa dikeluarkan kembali.
  • Panaskan mesin hingga mencapai suhu yang stabil, yaitu 38ºC atau 39ºC. Lakukan pemanasan ini minimal selama 30 menit sebelum telur bebek dimasukkan.
  • Cek dengan cermat cara kerja thermostat, lampu dan yang lainnya.
  • Sediakan juga cadangan bola lampu atau lampu templok (minyak tanah).

Daftar Mesin Penetas Telur Untuk Bebek

  1. TIPE AT-20D

mesin tetas kapasitas 20 telur

Kapasitas20 Butir Telur Ayam/Bebek
40 Telur Burung/Puyuh
Dimensi39x31x35 cm
Berat10 Kg
HargaRp. 760.000
  • Mesin tetas ini juga bisa untuk menetaskan telur burung kenari ataupun lovebird
  • Kapasitas telur burung bisa sampai 40 telur
  • Sistemnya sudah full otomatis
  • Termostat sudah menggunakan sensor suhu digital (termostat digital)
  • Daya listriknya juga tidak banyak cukup 12 watt
  1. TIPE AT-50D

mesin tetas otomatis 50 telur

Kapasitas50 Butir Telur Ayam/Bebek
80 Telur Puyuh dan Telur Burung
Dimensi54x48x35 cm
Berat15 Kg
HargaRp. 970.000
  • Kapasitas telur yang dapat di tetaskan mesin ini ±50 telur ayam/bebek
  • Sistemnya juga sudah full otomatis
  • Daya listriknya juga tidak banyak 42 watt saja
  1. TIPE AT-100D

mesin tetas kapasitas 100 telur

Kapasitas100 Butir Telur Ayam/Bebek
150 Telur Puyuh dan Telur Burung
Dimensi103x48x35 cm
Berat18 Kg
HargaRp. 1.360.000
  • Kapasitas mesin ini bisa menetaslan telur  ±100 telur ayam/bebek
  • Daya listrik: 42 watt

Seleksi telur bebek yang akan ditetaskan

  • Telur bebek yang dipilih yaitu dari indukan yang berkualitas, sehat, dan dipastikan indukan medapatkan asupan makanan yang bagus sebelumnya.
  • Usia indukan harus pas, tidak terlalu tua atau terlalu muda, yaitu minimal berusia 8 bulan. Juga rasio indukan jantan dengan betina maksimal 1:8.
  • Usia telur tidak lebih dari 4 hari.
  • Utamakan bentuk telur yang oval. Cara menilai bentuk telur oval ialah sumbu pendek dibagi sumbu panjang dikali 100% . Bila nilainya antara 72% – 74% maka disebut Oval.
  • Hindari warna telur yang terlalu biru atau terlalu putih. Jika terlalu biru, cangkang telur biasanya sulit pecah, kalaupun bisa umumnya bebek akan lumpuh. Sedangkan jika terlalu putih, biasanya DOD-nya akan kecil.
  • Kondisi telur bersih, kulitnya halus dan ketebalan cangkang yang rata. Jika ketebalan cangkang tidak rata atau retak, bisa meledak didalam mesin.

Persiapan telur bebek sebelum dimasukkan mesin

  • Bersihkan cangkang telur bebek menggunakan air hangat dengan suhu sekita 22ºC,  menggunakan spons atau kain yang lembut. Bisa juga dengan menggunakan air rebusan daun sirih yang berfungsi sebagai antiseptik, untuk menghilangkan segala macam bakteri dan kuman pada cangkang telur. Sebaiknya, jangan menggunakan air dingin karena menyebabkan kontraksi pada telur, yang bisa membuat bakteri masuk. Proses pembersihan cangkang telur ini, bertujuan untuk memudahkan dalam proses mengamati perkembangan telur bebek.
  • Jika mesin sudah siap, telur bebek bisa langsung dimasukkan. Tapi jika mesin penetas belum siap, telur bisa disimpan lebih dulu dengan meletakkannya disuhu sekitar 10Cº-18ºC dengan kelembapan sekitar 60%-75%.
  • Anda juga bisa menuliskan tanda X dan O pada telur, yang nantinya akan memudahkan dalam membolak-balik telur.

Proses menetasan telur bebek

Proses intiya adalah ketika telur sudah masuk ke dalam mesin penetas telur. Semua perlakuan yang dilakukan, akan mempengaruhi tingkat keberhasilan telur bebek untuk menetas nantinya.

Perlakuan hari ke 1-3

  • Masukkan telur bebek ke dalam mesin dengan posisi tidur atau tegak, yaitu bagian ujug telur yang tumpul berada diatas dan yang lancip berada dibawah.
  • Lakukan candling atau peneropongan, untuk mengetahui ada atau tidaknya embrio didalam telur tersebut. Tanda adanya embrio adalah ada titik hitam serta terdapat sedikit serabut-serabut halus. Jika tanda tersebut tidak ada, sebaikya keluarkan saja dari pada membusuk didalam. Peneropongan telur bisa dilakukan ditempat gelap agar bayangan telur tampak jelas.
  • Vehtilasi udara pada mesin ditutup rapat dari hari pertama hingga hari ke-3, dengan kontrol suhu atara 37,8ºC-38,9°C atau 100ºF-102°F, dan tambahkan sedikit air jika diperlukan.

Perlakua hari ke -4

  • Buka penutup mesin penetas selama 15 menit, agar udara dalam mesin bisa bergamti, serta lubang ventilasi bisa mulai dibuka ¼ bagia. Penutup mesin bisa dibuka setiap 3-4 hari sekali sampai hari ke-25.
  • Balik telur dari posisi sebelumya, tujuannya agar panas bisa benar-benar merata ke seluruh bagian telur. Sebaiknya telur dibalik 3x sehari denga durasi tetap.
  • Kontrol suhu tetap dengan 37,8ºC-38,9°C.

Perlakuan hari ke-5, lakukan pembalikan telur seperti biasa, dengan suhu tetap, tapi ventiliasi udara bisa mulai dibuka menjadi ½ bagian.

Perlakuka hari ke-6 caranya masih sama, yaitu membalik telur secara rutin dengan suhu tetap, dan untuk ventilasi bisa dibuka menjadi ¾ bagian.

Perlakuan hari ke-7 caranya sama dengan sebelumnya, yaitu membalik telur dan memastikan suhu tetap. Hanya saja untuk ventilasi suda bisa dibuka seluruhnya. Pada hari ke-7 ini juga dilakukan candling utuk melihat embrio tetap hidup atau tidak. Embrio yang tetap hidup ditandai dengan adanya serabut halus yang semakin terlihat jelas. Sedangkan untuk embrio yang mati ditandai dengan adamya lapisan darah pada salah satu sisi kerabang telur.

Perlakuan hari ke-8 sampai hari ke 25 tetap dengan membalik telur secara rutin dan cek suhu agar tetap stabil seperti hari pertama. Pada hari ke 14 dan hari ke 21 lakukan candling lagi pada telur untuk pemgecekan embrio masih hidup atau tidak. Embrio mati ditandai dengan bocornya lapisan rongga udara sehingga telur terlihat hitam semua.

Perakuan hari ke 26-28, pembalikan telur bebek sudah bisa dihentikan dan tambahkan sedikit air pada wadah. Pada hari ke 26 atau ke 27, biasanya sudah ada beberapa telur yang sudah menetas. Jika sudah menetas segera pindahkan ayam ke tempat lain dengam suhu yang sama. Bersihkan cangkang pada mesin agar tidak mengganggu telur yang lainnya. Jika ada telur yang susah untuk pecah, tak masalah bila harus dibantu dengan tangan. Jika seluruh telur sudah menetas semua, bersihkan mesin dengan kembali melakukan fumigasi pada mesin .

Seperti informasi sebelumnya, memang dibutuhkan ketlatenan dan kesabaran pada telur yang ingin ditetaskan agar bisa menghasilkan daya tetas yang tinggi. Cara menetaskan telur bebek, memang lebih rumit dari pada telur ayam. Selama proses penetasan, jangan lupa untuk selalu mencatat setiap perubahan yang terjadi. Baik itu suhu, candling atau peneropongan, hingga jumlah telur dari awal sampai akhir.

Baca juga : Cara menetaskan telur ayam dengan baik

Jangan lupa share ya