cara setting thermostat digital

Cara Setting Thermostat Digital W1209

Posted on

Cara setting thermostat digital w1209 | Thermostat pertama kali ditemukan sekitar abad ke-17 oleh Cornelis Drebbel, yaitu seorang inovator dan kreator asal belanda.

Beliau menemukan thermostat Merkuri yang berguna untuk mengatur suhu pada inkubator ayam.

Dan pada perkembangannya, kini termostat telah berkembang serta dimanfaatkan untuk berbagai jenis peralatan seperti oven, kulkas, air conditioner (ac), pengendalian suhu mesin di mobil, seterika, rice cocker dan salah satunya dimanfaatkan pada mesin penetas telur yang bermanfaat sebagai penyetabil suhu di dalamnya.

Salah satu yang paling mencuri perhatian belakangan ini di dunia penetasan telur yaitu hadirnya termostat digital yang membuat kinerja mesin penetas telur lebih efektif dan akurat dalam menstabilkan suhu di dalamnya.

Kenapa thermostat lebih akurat dalam menstabilkan suhu? Karena memiliki probe sebagai sensor untuk menstabilkan dan mengukur suhu dan jika suhu sudah sesuai dengan suhu yang diset, relay akan aktif atau nonaktif, tergantung mode yang anda set.

Jauh sebelum hadirnya inovasi termostat digital ini sudah lama muncul termostat kapsul atau termostat cemani, yang bekerja berdasarkan pemuaian zat cair yang bernama Ether.

Nah, untuk anda para pengrajin mesin penetas telur, kami sangat merekomendasikan modul thermostat digital tipe w1209 ini untuk anda gunakan. Karena selain mudah dalam penggunaanya Thermostat digital juga sudah dilengkapi dengan thermometer untuk mengukur suhu ruangan.

Untuk cara mengaplikasikannya dan cara settingnya pada mesin penetas telur bisa anda simak dibawah ini!

Cara Memasang Thermostat Digital W1209 Pada Mesin Tetas Telur

cara memasang thermostat digital pada mesin penetas telur

Jadi, sebelum kami memberikan tips mudah cara setting thermostat digital, maka akan kami berikan dulu bagaimana cara memasang thermostat digital pada mesin tetas telur yang akan anda gunakan.

Karena cara memasang termostat digital pada mesin penetas telur mungkin sedikit lebih rumit jika dibandingkan aplikasi thermostat kapsul.

Berikut kami berikan cara memasang thermostat digital pada mesin penetas telur yang akan anda gunakan:

  • Pertama siapkan termostat digital w1209 yang akan anda gunakan.
  • Setelah itu anda tinggal rakitkan rangkaian thermostat dengan 4 buah sekrup pada lubang PCB Modul dan Letakkan modul di tempat yang aman, jauh dari air. Karena rangkaian elektronik dari thermostat digital akan mudah rentan mati jika terkena air.
  • Setelah itu anda bisa hubungkan thermostat digital w1209 dengan sumber daya 12 volt DC dari Adaptor untuk menghidupkannya.
  • Setelah itu hubungkan juga thermostat dengan saklar dan juga elemen pemanas atau sumber panas yang akan gunakan.

Untuk lebih jelasnya bisa anda simak seperti gambar berikut:

setting thermostat digital

#gambar thermostat digital

Setelah semua terpasang pada mesin tetas yang akan anda gunakan, maka selanjutnya yaitu setting thermostat digital tipe W1209.

Cara Setting Thermostat Digital W1209

Tampilan pada termostat yang pertama kali muncul saat awal mesin dihidupkan yaitu suhu ruangan sesungguhnya.

Nah untuk melakukan setting pada thermostat digital, maka sekarang anda bisa menuju pada tombol SET dan tekan sekali saja dan layar akan berkedip-kedip.

Setelah itu anda bisa setting suhui sesuai seperti yang anda inginkan dengan cara menekan tombol tombol (+) untuk menambah dan tombol (–) untuk mengurangi.

Untuk contoh, saya biasanya set mesin tetas yang saya gunakan ke 38o celcius sebagai suhu penetasan telur ayam dan bebek.

Panduan Cara Setting Termostat Digital W1209

Saat setting termostat digital maka anda akan menemukan beberapa kode unik seperti “ P0, P1, P2, P3, P4, P5, P6 “.

Supaya anda tidak bingung, terutama bagi pemula. Maka berikut kami berikan panduan membaca kode dan cara setting thermostat digital W1209 dan juga fungsinya.

1. Kode “P0” berfungsi sebagai setting suhu ke mode pendingin (COOLER) atau pemanas (HEATER)

Cara setting : Tekan tombol SET selama 5 detik dan setelah tampil P0, maka tekan tombol set untuk masuk menu, dan tekan tombol (+) atau (–) untuk memilih C (COOLER) atau H (HEATER)

2. Kode “P1” ini berfungsi sebagai fluktusi atau selisih suhu saat relay aktif maupun mati. Ini bisa anda rubah sesuai keinginan. Tapi, default settingnya yaitu 2 celcius.

Cara setting : Tekan tombol SET selama  5 detik dan setelah tampilan P0, maka selanjutanya tekan tombol (+) untuk ke P1. Kemudian anda bisa tekan lagi tombol SET untuk masuk ke dalam menu P1. Setelah itu anda bisa setting berapa nilai fluktusi yang akan anda gunakan dengan menekan tombol (+) untuk menambahkan dan tombol (-) untuk mengurangi

3. Kode “P2” ini bermanfaat untuk setting batas atas suhu. Jadi. Jika suhu melewati batas atas suhu tersebut maka heater akan mati.

Cara setting : Tekan tombol SET selama 5 detik dan setelah tampilan P0, maka selanjutanya tekan tombol (+) untuk ke P2. Kemudian anda bisa tekan lagi tombol SET untuk masuk ke dalam menu P2. Setelah itu anda bisa setting berapa batas atas suhu yang akan anda gunakan, dengan menekan tombol (+) untuk menambahkan dan tombol (-) untuk mengurangi

4. Kode “P3” ini bermanfaat untuk setting batas bawah suhu. Jadi. Jika suhu melewati batasbawah suhu tersebut maka heater akan dihidupkan kembali.

Cara setting : Tekan tombol SET selama 5 detik dan setelah tampilan P0, maka selanjutanya tekan tombol (+) untuk ke P3. Kemudian anda bisa tekan lagi tombol SET untuk masuk ke dalam menu P3. Setelah itu anda bisa setting berapa batas bawah suhu yang akan anda gunakan, dengan menekan tombol (+) untuk menambahkan dan tombol (-) untuk mengurangi

5. Kode “P4” ini bermanfaat untuk mengkalibrasi kesalahan pengukuran suhu sesungguhnya di dalam mesin tetas yang anda gunakan.

Cara setting : Tekan tombol SET selama 5 detik dan setelah tampilan P0, maka selanjutanya tekan tombol (+) untuk ke P4. Kemudian anda bisa tekan lagi tombol SET untuk masuk ke dalam menu P4. Setelah itu anda bisa setting kembali ke suhu yang akan anda gunakan, dengan menekan tombol (+) untuk menambahkan dan tombol (-) untuk mengurangi

6. Kode “P5” berfungsi untuk mengatur berapa waktu tunda start. Jadi, jika suhu sudah mencapai batas yang kita setting misalnya suhu maksimal mesin tetas 38,5o Celsius untuk batas atas suhu penetasan telur, maka kita tidak perlu waktu untuk mengaktifkan relay untuk mematikan aliran listrik. Anda bisa setting ini di 0 menit.

Cara setting : Tekan tombol SET selama 5 detik dan setelah tampilan P0, maka selanjutanya tekan tombol (+) untuk ke P5. Kemudian anda bisa tekan lagi tombol SET untuk masuk ke dalam menu P5. Setelah itu anda bisa setting berapa batas bawah suhu yang akan anda gunakan, dengan menekan tombol (+) untuk menambahkan dan tombol (-) untuk mengurangi.

7. Kode “P6” berfungsi sebagai notifikasi / alarm jika mesin melewati suhu tertinggi. Jadi jika anda setting P6 ke 39o celcius, maka saat sensor thermostat digital mencapai suhu 39o celcius atau lebih, maka pada layar akan menampilan tampilan blank, eror atau tampilan “ HHH “

Cara setting : Tekan tombol SET selama  5 detik dan setelah tampilan P0, maka selanjutanya tekan tombol (+) untuk ke P6. Kemudian anda bisa tekan lagi tombol SET untuk masuk ke dalam menu P6. Setelah itu tampilan layar akan terlihat ON atau OFF. Kemudian anda bisa menekan tombol (+) atau (–) untuk mengatur ON atau OFF dan lanjutkan dengan tekan tombol SET sekali lagi, maka akan muncul angka 00. Pengaturan ini optional,  jadi bisa anda aktifkan dan juga bisa juga tidak.

Note :

  • Untuk memunculkan kode unik seperti di atas anda bisa tekan dan tahan tombol “ SET “ selama 5 detik.
  • Untuk berpindah ke menu lain gunakan tombol (+) dan (–).
  • Thermostat akan otomatis menyalakan heater jika suhu berada di bawah batas bawah suhu seperti yang kita tentukan. Begitu juga sebaliknya.
  • Semua pengaturan suhu sudah dilakukan secara otomatis oleh termostat digital ini.

Anda ingin mencobanya?? Hubungi CS Penetasan.com sekarang juga!!

Jangan lupa share ya