higrometer untuk mengukur kelembaban

Higrometer : Untuk Mengukur Kelembapan Ruang Penetasan

Posted on

Sebagai peternak, Anda perlu menjaga suhu tempat yang digunakan dalam rangka menetaskan telur unggas. Namun, hal tersebut akan sangat sulit dilakukan secara manual. Oleh karena itu, telah diciptakan higrometer untuk mengukur kelembapan ruang penetasan agar lebih efektif dan penetasan lebih maksimal.

Apa Itu Higrometer?

Higrometer merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur kelembapan di suatu tempat tertentu. Biasanya, benda ini diletakkan pada box penyimpanan barang agar tidak tumbuh bakteri dan jamur di sana. Terutama saat melakukan penetasan telur ayam dan bebek.

Di samping itu, higrometer banyak dipasang di tempat – tempat penyimpanan barang atau lain sebagainya seperti kontainer. Jika kelembaban suatu tempat atau lingkungan terlalu rendah, ada kemungkinan memunculkan organisme lain seperti jamur yang akan merusak barang simpanan.

Dengan meletakkan higrometer, bisa mengetahui kelembaban udara dan mempertahankannya agar sesuai dengan kondisi ideal penyimpanan yang tersedia. Anda pun akan mengetahui tentang keadaan lembap atau tidaknya ruangan.

Alat ini banyak dipakai sebagai sarana pengukuran kelembapan ruangan pada budidaya jamur instan, kandang reptil, sarang burung walet serta untuk mengukur kandang penetasan pada peternakan ayam, bebek maupun unggas lainnya.

Dalam konteks peternakan, alat tersebut biasa difungsikan untuk mengukur seberapa lembab kotak penetasan telur. Jika kelembapan rendah, hasil penetasan yang diinginkan tidak akan segera terjadi atau gagal menetas.

Cara Menggunakan Higrometer

Anda telah membeli higrometer  tetapi belum paham bagaimana cara menggunakanya? Jangan khawatir, berikut ini akan kami jelaskan tutorial singkat. Berikut langkah mudahnya:

  • Letakkan higrometer pada ruang penetasan yang ingin Anda ukur kelembapan
  • Tunggu beberapa detik hingga alat menunjukkan pada skala tertentu.
  • Di sana, akan terdapat dua skala.
  • Skala yang pertama menunjukkan kelembapan, sedangkan yang kedua adalah suhu atau temperatur udara.
  • Skala kelembapan ditandai dengan huruf “h” dan suhu ditentukan oleh derajat.
  • Pastikan Anda cermat dalam mengamatinya.

Angka kelembaban pada ruangan penetasan telur otomatis maksimalnya 60-70 derajat, jika angka pada higrometer kurang dari itu, solusi yang Anda lakukan bisa menambahkan air pada nampan mesin penetas telur yang sudah tersedia.

Agar lebih efektif lagi, sebenarnya Anda bisa coba pakai alat humidity controller atau biasa disebut hygrostat.

Alat ini bisa mengatur kelembaban ruangan agar tetap stabil.

Jenis-Jenis Higrometer

Terdapat berbagai macam jenis higrometer yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Seperti:

  • Logam atau Kertas

Jenis ini berguna untuk memberikan indikasi terhadap perubahan kelembapan ruang penetasan dengan suhu secara cepat. Akan tetapi, alat tersebut sering digunakan pada perangkat yang sangat murah serta akurasinya juga terbatas.

Alat jenis ini bekerja dengan pencarian melalui unit identik yang banyak ditampakkan, serta menunjukkan perbedaan dalam hasil kelembapan 10 persen dari kondisi nyatanya di lokasi tempat pengukuran.

  • Higrometer Rambut atau Ketegangan

Sesuai namanya, higrometer ini menggunakan rambut yang berasal dari manusia ataupun kuda, tetapi telah dihilangkan lemaknya. Lalu, hal tersebut dikaitkan pada pengungkit yang terhubung dengan jarum penunjuk skala, sehingga nantinya dapat memperbesar atau direnggangkan.

Panjang rambut tersebut dapat berubah berdasarkan kelembaban dan juga perubahanya mampu diperbesar secara mekanis atau diindikasikan pada skala dan dial. Saat ini, jenis higrometer rambut sudah jarang digunakan teruatama untuk ruang penetasan.

  • Elektronik

Higrometer elektronik menggunakan kaca yang telah didinginkan serta mekanis optoelektronik untuk mengetahui kondensasi pada permukaan kaca. Temperatur kaca dapat dikontrol oleh umpan balik agar menjaga equilibrium dinamis antara evaporasi dan kondensasi hingga mencapai suhu titik cair.

Akuransi sebesar 0,2 derajat celcius dapat dicapai dengan menggunakan alat ini. Perlu diingat jika alat ukur jenis ini harus sering dilakukan pembersihan yang cukup. Akan tetapi, harus dengan operator yang ahli serta kalibrasi secara periodik agar mencapai akuransi tepat.

  • Higrometer Psikrometer

Alat ukur jenis ini  berguna untuk mengukur kelembaban relatif udara ruang penetasan. Psikrometer terbuat dari dua buah termometer (merupakan komponen utamanya). Pada termometer pertama berupa termometer bola kering yang berfungsi mengukur suhu udara pada umumnya.

Sedangkan termometer kedua adalah termometer bola basah, berguna mengukur suhu udara lembab atau jenuh pada lokasi penempatanya. Untuk akurasi cukup tinggi, tidak heran banyak orang yang menggunakannya.

Tips Memilih Jenis Higrometer

Sebelum membelinya, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu supaya di kemudian hari tidak menyesal karena higrometer yang tidak sesuai harapan. Maka dari itu, perhatikanlah cara untuk memilih berikut ini:

  1. Pilih Jenisnya

Sebenarnya, higrometer dengan jenis analog atau pun digital memiliki fungsi yang sama. Akan tetapi, perbedaanya hanya terletak pada keunggulan serta kelemahanya saja. Anda bisa memilih di antara keduanya berdasarkan keperluan.

Higrometer digital memiliki keunggulan nomornya yang jelas serta mudah terbaca.Alat ini juga bisa menampakkan angka desimal tingkat kelembapan ruang penetasan. Di samping itu, terdapat peringatan akan adanya bahaya udara panas, virus flu, waktu serta fitur lain.

Hanya saja, di balik kelebihanya, higrometer digital mempunyai kelemahan yakni perlu adanya baterai saat digunakan. Hal tersebut tentu saja akan berdampak buruk jika saat proses pengukuran kelembapan. Terkadang, alat ini mati karena kehabisan daya baterai.

Selanjutnya, higrometer analog unggul karena tidak memerlukan daya baterai, mudah dipahami dan dapat dibaca serta dilihat dari jarak jauh. Di sisi lain, ada berbagai warna berbeda untuk memberitahu adanya panas atau virus flu.

Kelemahan dari higrometer jenis analog adalah dia hanya bisa memberitahu mengetahui tingkat kelembapan ruang penetasan berdasarkan skalanya saja dan tidak bisa menampilkan nilai pastinya. Selain itu, alat ini juga rawan terhadap goncangan dan akan mempengaruhi berubahnya pengukuran.

  1. Pilih Sesuai Tempat Peletakan

Lokasi penempatan suatu higrometer sangat penting untuk diperhatikan, karena alat ini dapat bekerja mengukur kelembapan udara pada ruang penetasan berdasarkan tempat peletakanya. Saat dipindah-pindah, akan menghasilkan tingkat pengukuran berbeda pula.

Untuk mendapatkan pengukuran kelembapan lebih akurat, tempatkanlah higrometer di lokasi yang tidak terkena paparan matahari secara langsung serta tidak boleh terkontaminasi dengan hembusan angin dari kipas maupun penyejuk ruangan seperti AC. Letakkan pada ketinggian 1,5 meter dari lantai.

Sebelum membelinya, sebaiknya Anda memeriksa dulu higrometer yang telah dipilih apakah bisa diletakkan digantung di dinding atau tidak. Pilihlah sesuai dengan tempat peletakanya nanti ketika digunakan di rumah.

  1. Pilih yang Mempunyai Tingkat Kekeliruan Minim

Hal pertamakali harus dipertimbangkan ketika memilih alat ukur seperti higrometer adalah tentang keakuratanya agar datanya benar-benar valid serta bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan pengukuran ilmiah.

Pada dasarnya, higrometer telah dirancang agar kesalahan penghitungan kelembapan ruang penetasan bisa diminimalisir hingga prosentase 30 sampai 70 persen. Akan tetapi, kisaran tersebut belum mampu menggambarkan tingkat lembap sesuai dengan kondisi sebenarnya di lokasi.

Di pasaran, tidak ada higrometer yang mengklaim dirinya mempunyai keakuratan hingga 100 persen hingga saat ini. Oleh karena itu, Anda perlu memilih alat pengukur kelembapan ruang penetasan pada tingkat kesalahan paling minim dengan mencobanya dulu sebelum membeli.

Biasanya, semakin kecil tingkat kesalahan, maka harganya pun bertambah mahal. Anda tidak perlu memaksakan untuk memilih higrometer dengan harga paling tinggi, tetapi sesuaikanlah dengan budget yang dimiliki saja.

Demikanlah ulasan singkat tentang higrometer alat untuk mengukur kelembapan ruang penetasan yang biasa Anda jadikan sarana dalam bidang peternakan. Semoga artikel ini bermanfaat serta dapat membantu masyarakat.

Jangan lupa share ya