pemanas ayam broiler tipe gas dan listrik

Pemanas Ayam Broiler Tipe Gas dan Listrik

Posted on

Bagi seorang peternak ayam broiler, tentu alat pemanas menjadi kebutuhan penting. Paling tidak ketika ayam-ayam peternak tersebut baru saja beranak/menetas, akan sangat memungkinkan jika alat pemanas begitu dibutuhkan.

Budidaya ayam broiler saat ini memang terlihat ramai di berbagai kalangan masyarakat. Mungkin saja disebabkan karena ayam broiler memiliki daging yang lebih berisi dibanding ayam jenis lainnya. Sehingga tidak heran jika kemudian ayam broiler banyak disukai.

Sayangnya, ayam broiler memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan jenis-jenis ayam lainnya. Dalam hal perawatan misalnya, ayam broiler sedikit lebih ribet dibanding ayam lain karena membutuhkan perawatan intensif agar ayam broiler benar-benar dapat berkembang.

Dalam perawatan ayam broiler, temperatur suhu pada kandang ayam menjadi penentu sukses tidaknya budidaya ayam broiler. Menurut Drs Tony Unandar MSi, seorang pakar kesehatan unggas, bahwa ayam broiler memiliki karakteristik yang unik, yaitu konversi pakan terbilang rendah di samping pertumbuhan yang relatif tinggi.

Uniknya lagi, ayam broiler memiliki karakter genetik yang juga berbeda-beda untuk setiap masanya. Demikian Tony pun juga berpendapat bahwa terdapatnya perbedaan antara ayam broiler sekarang dengan 50 tahun yang lalu, bahkan 5 tahun yang lalu.

Untuk itu, sudah sepantasnya jika pemeliharaan ayam broiler sekarang ini tidak hanya memprioritaskan pada ukuran dan berat per individunya, namun juga penyesuaian terhadap konversi pakan yang relatif rendah. Dalam kasusnya, ayam broiler berusia 4 minggu masih memiliki bulu dengan tingkat kesuburan relatif rendah, sedangkan pada karakter tubuhnya pertumbuhan otot begitu meningkat.

Ayam broiler juga memiliki masalah di bagian bulunya, sebab pertumbuhan bulu yang dimiliki jauh lebih lambat daripada ayam jenis lain. Hal ini menyebabkan ayam broiler sedikit lebih sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan, sehingga dibutuhkan bantuan guna penyesuaian tersebut. Alat pemanas inilah yang menjadi prasarana penting guna menunjang pertumbuhan ayam broiler.

Dengan bantuan alat pemanas ini, memungkinkan dapat membantu ayam broiler dalam menjaga fungsi organ-organ tubuhnya. Hal yang paling rentan seperti sistem pencernaan hingga tingkat kekebalan tubuh terhadap lingkungan sekitar (atau mungkin kandang).

Sebagaimana yang kita ketahui, ayam broiler merupakan ayam jenis homeothermal (hewan berdarah panas), ayam jenis ini adalah hewan peralihan dari semula berdarah dingin menjadi berdarah panas. Untuk itu, agar dapat membantu ayam broiler menyesuaikan diri dengan lingkungan selama pengatur suhu badannya belum berfungsi setelah menetas, maka solusinya adalah dengan memberikan alat pemanas pada kandang ayam tersebut.

Jenis Pemanas Ayam Yang Paling Sering Digunakan Saat ini

Ada beberapa macam alat pemanas yang dapat digunakan untuk kebutuhan semacam ini. Dua diantaranya yakni pemanas ayam broiler jenis gas dan pemanas ayam broiler jenis listrik. Sebenarnya fungsi alat pemanas ini keduanya sama, hanya berbeda pada sumber energinya. Selengkapnya pada penjelasan berikut ini.

  • Alat Pemanas Ayam Broiler Tipe Gas

Alat pemanas tipe gas memiliki berbagai macam variasi, mulai dari yang terkecil sampai besar. Bentuknya pun beragam sesuai dengan model yang dibutuhkan, seperti persegi dan bulat. Pada umumnya, pemanas ayam broiler tipe gas disebut juga gasolec.

pemanas ayam tipe gas

Model yang diterapkan pada gasolec hampir serupa dengan mekasime kompor gas pada umumnya. Hanya saja jika kompor gas menghasilkan hawa panas yang menghadap ke atas, casolec sendiri diatur sedemikian rupa hingga dapat mengarah ke bawah.

Sama halnya dengan kompor terkait penyambungan antara elemen pemanas dengan gas. Gasolec juga menggunakan regulator beserta saluran selang untung menghantarkan gas ke elemen pemanas.

Karena menghadap ke bawah, maka cara pemasangan gasolec ini dengan cara digantung. Penggantungannya sendiri terdapat ketentuan tertentu yang harus diperhatikan. Tingginya gasolec digantung terhadap permukaan lantai tidak boleh sembarangan. Idealnya jarak dari dasar lantai dengan gasolec berkisar satu hingga satu setengah meter.

Jarak tersebut diukur menyesuaikan kondisi atau umur dari ayam broilernya. Ketentuan gasolec tidak boleh terlalu dekat agar tidak terlalu panas, demikian pula gasolec tidak boleh terlalu jauh supaya intensitas panas dapat dirasakan di permukaan lantai dan dapat menyeluruh.

Adapun selain gasolec juga terdapat semawar. Semawar hampir sama sistemnya dengan gasolec, hanya saja ukurannya yang relatif lebih kecil. Dulu semawar pertama kali digunakan dengan menggunakan bahan bakar minyak tanah. Sedangkan untuk saat ini ada beberapa semawar yang kemudian dikonversi menjadi berbahan bakar gas.

Memang popularitas semawar saat ini sedikit redup, karena telah digantikan oleh gasolec yang dianggap lebih mumpuni ketika digunakan untuk pemanas ayam broiler.

  • Alat Pemanas Ayam Broiler Tipe Listrik

Mungkin dapat dikatakan bahwa cara pemanas tipe listrik dalam menghasilkan hawa panas hampir sama dengan tipe gas. Hanya saja perbedaan yang paling mendasar terletak pada sumber energi yang dibutuhkan.

Namun, sistem alat pemanas tipe listrik ini jauh lebih sederhana dibanding tipe gas. Dapat dikatakan alat yang satu ini seperti versi besarnya thermostat. Elemen pemanasnya cukup dengan menggunakan bola lampu pijar. Besarnya watt disesuaikan dengan keadaan lingkungan kandang tersebut.

Pada umumnya, bola lampu pijar yang digunakan berkisar 60 hingga 65 watt. Namun  berbeda ketika di musim hujan, lampu pijar yang dibutuhkan mungkin lebih besar, sekitar 75 watt. Sedangkan di musim kemarau biasanya sebesar 60 watt. Masing-masing satu bola lampu pijar yang dipasang diperuntukkan untuk 100 ekor ayam broiler.

Untuk lampunya juga mudah anda dapatkan di penetasan.com dengan harga murah.

Ada keuntungan tersendiri bila menggunakan pemanas tipe listrik ini ketimbang tipe gas. Pemanas tipe listrik lebih stabil saat digunakan. Selain itu, intensitas panas yang dihasilkan pun relatif lebih tinggi. Selain itu, pemanas ini lebih ramah lingkungan, sebab tidak mengeluarkan asap.

Alat pemanas tipe listrik saat ini banyak disukai oleh para peternak ayam broiler. Penyebabnya adalah cara penggunaan yang terkesan praktis dan dapat meminimalisir resiko yang kemungkinan terjadi ketika proses pemanasan.

Kesimpulan

Selain kedua tipe alat pemanas ayam broiler di atas, ada juga tipe lain yang juga dapat digunakan untuk memanaskan ayam broiler, seperti pemanas menggunakan tungku, baik yang berbahan dasar kayu bakar atau batu bara. Namun tipe pemanas ini tidak begitu disukai para peternak, sebab bahan bakarnya lebih boros.

Baca juga : Jenis tempat minum ayam yang sering digunakan

Demikianlah penjelasan singkat mengenai alat pemanas ayam broiler tipe gas dan listrik. Jika Anda seorang peternak ayam broiler dan berencana menggunakan alat pemanas ini, Anda dapat memesan alat tersebut pada kami.

Namun perlu Anda perhatikan bahwa alat yang digunakan untuk memanaskan ayam broiler ini tidak sepenuhnya dapat menjamin suksesnya budidaya ayam broiler. Sekalipun Anda menggunakan alat pemanas yang memiliki kualitas terbaik, namun tetap saja alat yang satu ini bukan satu-satunya penjamin keberhasilan dalam beternak ayam broiler.

Ada beberapa hal yang juga harus Anda perhatikan, antara lain kondisi lingkungan sekitar, keadaan kandang ayam, sistem pengelolaan kotoran, perawatan telur dan ayam, sampai pengkondisian faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberlangsungan budidaya ayam broiler. Kalau Anda sudah berpengalaman budidaya ayam broiler, pastinya sudah mengerti faktor yang ditentukan untuk keberhasilan beternak ayam broiler.

Berapa Harganya?

Informasi harga pemanas ayam broiler tipe gas dan listrik silahkan kontak kami. Harga sewaktu-waktu bisa berubah karena tergantung bahan pembuatan, terutama untuk pemanas yang menggunakan listrik.

Jangan lupa share ya